Dewan Pati : Penyebab Melonjaknya Covid-19 di Pati Bukan Karena Pilkades

DeptaMedia.com IMG 20210424 102542

Pati, Deptamedia.com – Setelah pagelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), ditemukan puluhan kasus warga yang positif mengidap Coronavirus Disease atau Covid-19 di berbagai desa.

Dugaan sementara dikarenakan bahwa sebelumnya dalam penyelengaraan Pilkades yang digelar secara serentak di 215 desa pada 10 April lalu ini tercipta kerumunan para pemilih yang ingin menggunakan hak suaranya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Warsiti menilai, merebaknya kasus positif Coronavirus Disease atau Covid-19 selepas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) bukan karena penyelenggaraan Pilkades.

“Saya beranggapan bahwa adanya ditemukan kasus covid 19 bukan melalui karena adanya Pilkades,” ujar politisi asal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini kepada Deptamedia.com, Kamis (22/4/2021) kemarin.

Menurutnya, hal itu terjadi lantaran masyarakat di desa-desa sudah abai dengan protokol kesehatan (prokes). Selain itu, ia juga menduga, kasus-kasus positif Covid-19 ini bisa muncul lantaran adanya perantau yang pulang kampung .

“Bisa saja itu terjadi karena memang saat ini banyak sudah desa-desa yang abai akan prokes. Dan banyak juga perantau-perantau yang datang dan jauh pantauan dari pihak terkait apakah mereka terjangkit atau tidak,” tandas Warsiti.

Setidaknya hingga awal pekan ini ada 25 Rukun Tetangga (RT) dari 23 desa di 12 kecamatan masuk zona merah. (Adv)

Penulis : Ryanto

Editor : Sigit N