Pati, Deptamedia.com – Harga ketela tingkat petani di Bumi Mina Tani saat ini mencapai Rp1.200 per kilogram. Besaran harga tersebut turut dipengaruhi oleh hasil panen yang melimpah.
Narso, Anggota DPRD Pati berharap, harga ketela di tingkat petani kedepannya bisa dimasukkan ke dalam Undang-undang Pangan, supaya harga bisa tetap setabil.
“Nanti akan untuk dimasukkan ke dalam undang-undang Pangan, biar nanti harga ketela bisa stabil,” katanya.
Pihaknya akan terus berupaya mendorong Pemkab Pati untuk memperhatikan nasib petani ketela.
“Tidak seperti ini, ini kasihan sekali sama petani. Apalagi, saat-saat ini juga yang namanya ketela panen raya besar. Termasuk kelebihan bahan baku,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ke depannya, dia juga berharap harga ketela bisa ditetapkan seperti harga petani padi. Selama ini, dia menilai Kabupaten Pati mempunyai potensi ketela yang cukup bagus. Hal itu dibuktikan setiap panen raya petani bisa memproduksi 25 sampai 30 ton per hektar.
“Jika dibandingkan dengan petani padi. Petani padi ini harga stabil, kalau ketela memang kalau sistem menyewa memang tidak akan kembali uangnya,” katanya.
Dewan Pati Prihatin Harga ketela di Pati Anjlok
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Pati, Deptamedia.com – Gagalnya pemakzulan Bupati Pati pada saat keputusan sidang paripurna DPRD Pati, membuat…

Pati, Deptamedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna agenda pembahasan…

Pati, Deptamedia.com – Sekelompok warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Dengkek Bersatu (AMDB) mendatangi kantor…

Pati, Deptamedia.com – Layanan pendidikan merupakan jasa untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi seseorang, sedangkan layanan…

Pati, Deptamedia.com – Sistem urun dana (crowdfunding/equity crowdfunding) adalah metode penggalangan dana dari banyak orang…







