Pati, Deptamedia.com – Sektor pendidikan di Indonesia masih minim, hal tersebut ditandai dengan kualitas guru yang belum merata, infrastruktur yang minim di daerah terpencil, kurikulum yang kurang relevan, dan rendahnya motivasi orang tua akibat faktor ekonomi serta kurangnya insentif melanjutkan pendidikan.
Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi semua orang. Namun, pendidikan di pelosok daerah dinilai masih minim, karena sarana dan prasarana dirasa masih kurang.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati, Muntamah menyatakan, pemerintah masih kurang memperhatikan sektor pendidikan. Sebab, saat ini masih ada daerah yang kurang disorot oleh pemerintah, seperti di pelosok daerah.
Oleh karena itu, Muntamah menekankan kepada pemerintah pusat supaya mau terjun di pelosok negeri dan mau melihat kondisi Pendidikan yang ada di sana.
Muntamah beranggapan, semua anak semestinya memperoleh hak dan kewajiban yang sama untuk masalah Pendidikan, karena mereka semua adalah aset negeri pertiwi ini.
“Kalau saya memang harus ada perhatian di pendidikan. Karena itu SDM kan investasi jangka panjang. Terutama sistem pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan. Padahal pemerintah telah sukses dalam program wajib belajar 9 tahun, yang mana saat ini sudah mulai diterapkannya wajib belajar 12 tahun bagi putra putri bangsa.
Dewan Pati Soroti Sektor Pendidikan Masih Minim
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Pati, Deptamedia.com – Gagalnya pemakzulan Bupati Pati pada saat keputusan sidang paripurna DPRD Pati, membuat…

Pati, Deptamedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna agenda pembahasan…

Pati, Deptamedia.com – Sekelompok warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Dengkek Bersatu (AMDB) mendatangi kantor…

Pati, Deptamedia.com – Layanan pendidikan merupakan jasa untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi seseorang, sedangkan layanan…

Pati, Deptamedia.com – Sistem urun dana (crowdfunding/equity crowdfunding) adalah metode penggalangan dana dari banyak orang…







